Selasa, 05 April 2011

Ide Bisnis | dan Langkah-langkah Membuka Toko Buku

Seiring dengan naiknya angka melek aksara dan tingkat pendidikan di tanah air, buku menjadi barang yang terus menerus diburu oleh banyak orang. Konsumsi buku juga tidak dibatasi oleh faktor-faktor usia, jenis kelamin, suku, ras, dan sebagainya. 

Untuk seseorang yang hendak berbisnis sekaligus menginginkan untuk selalu dapat menambah pengetahuannya, membuka toko buku merupakan alternatif yang paling tepat. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang dapat Anda tempuh untuk membuka sebuah toko buku.
Langkah-langkah persiapan:

  1. Bersiaplah dengan modal yang diperlukan, yang secara garis besar berupa dana untuk sewa tempat, modal kerja sesuai dengan banyaknya buku yang anda sediakan dan biaya pencadangan tenaga kerja (bila merekrut karyawan, minimal 3 bulan), serta biaya untuk promosi minimal brosur, spanduk dan sejenisnya.
  2. Miliki lokasi usaha yang strategis, misalnya daerah sekitar lingkungan kampus, sekolah, pondok pesantren, seminari dan sebagainya. Lokasi juga harus disesuaikan dengan besarnya modal. Jika modal lebih besar, kemungkinan untuk mendapatkan lokasi yang strategis juga akan semakin besar karena lokasi strategis biasanya berharga sewa/ jual tinggi.
  3. Tentukan metode penjualan yang lebih sesuai dengan situasi dan kondisi Anda, misalnya jika Anda memiliki modal yang cukup, tidak masalah untuk membuka sebuah toko buku dengan bangunan di lokasi strategis . Alternatif lain bagi Anda yang memiliki keterbatasan dalam hal modal, misalnya bisa juga meminta kerjasama dengan penjual buku yang sudah lebih mapan.
  4. Temukan relasi di penerbit-penerbit yang ada dalam jangkauan Anda.
  5. Adakan survei dan pengamatan di lapangan mengenai buku-buku yang laris di pasaran (misalnya dengan berkeliling di toko-toko buku lainnya yang lebih besar) dan sediakanlah buku-buku tersebut di toko buku Anda.
Langkah-langkah realisasi:
  1. Pertimbangkan buku apa saja yang akan Anda jual dalam toko buku Anda dengan berdasarkan keadaan keuangan, ukuran toko buku yang Anda miliki, besarnya modal, dalamnya pengetahuan Anda terhadap dunia perbukuan dan sebagainya. Jika Anda masih merasa kurang dalam hal modal dan pengetahuan perbukuan, ada baiknya mencoba berfokus pada jenis atau buku tertentu saja. Seiring berjalannya waktu, pengetahuan dan pengalaman akan bertambah dan Anda bisa memperluas cakupan kategori buku yang Anda jual.
  2. Kedepankan hal-hal yang unik atau khas untuk ditawarkan di toko buku Anda. Pelajari dan amati bagaimana para pesaing menjalankan usaha toko buku mereka.
  3. Dapatkan buku secara langsung dengan cara menghubungi penerbit atau mengambil buku di agen atau distributor. Jika Anda menghubungi penerbit, Anda bisa mendapatkan potongan harga yang lebih besar. Namun, konsekuensinya Anda harus repot karena harus menghubungi penerbit satu persatu. Dan Anda juga biasanya akan diwajibkan membeli dalam partai atau jumlah besar, bukan secara eceran. Sebaliknya dengan menghubungi satu agen, Anda bisa menemukan banyak judul dan kategori buku. Tetapi peluang mendapatkan potongan harga yang besar juga tipis, karena distributor atau agen juga akan memungut sebagian keuntungan untuk mereka sendiri.
  4. Tentukan cara yang sesuai bagi Anda dalam memperoleh buku yang akan dijual. Anda bisa memilih cara konsinyasi (titip jual), kredit dalam jangka waktu tertentu, atau pembayaran langsung alias tunai.
  5. Lakukan evaluasi arus kas dalam jangka waktu harian atau mingguan.
Langkah-langkah pemasaran:
  1. Bangun hubungan bisnis dengan penerbit.
  2. Berikan kartu nama untuk pembeli atau relasi bisnis.
  3. Cetak dan pasang spanduk/banner, selebaran, dan semacamnya.
  4. Ikut serta dalam event-event pendidikan atau pameran buku.
  5. Memberikan potongan harga bagi pelanggan yang bersedia membeli dalam jumlah besar.
  6. Berusaha tetap mengikuti informasi terbaru mengenai dunai perbukuan, tren yang berkembang, buku-buku yang menjadi best-seller, dan sebagainya.
Tantangan:
  1. Kompetisi akan terasa ketat terutama jika Anda memilih lokasi ramai di mana banyak toko buku juga berdiri. Untuk itu, Anda harus menyediakan buku-buku yang berbeda dari pesaing atau memberikan nilai tambah bagi pembeli.
  2. Mulai merebaknya penggunaan perangkat elektronik yang bisa berfungsi sebagai e-book reader atau penampil file-file buku, seperti iPad, ponsel, Amazon Kindle dan sejenisnya. Meski perangkat-perangkat ini hanya dimiliki kalangan terbatas, namun tren penggunaannya menunjukkan peningkatan pesat. dan banyak kalangan terpelajar penyuka buku perlahan-lahan berpindah ke cara membaca seperti ini.
  3. Masalah pembayaran ke penerbit juga menjadi masalah tersendiri terutama jika Anda baru saja memulai dan belum terbiasa.
Sumber : ciputraentrepreneurship.com
◄ Newer Post Older Post ►